Thursday, March 19, 2009
JILBAB GA WAJIB UNTUK MUSLIMAH!!!

PERHATIAN !!!!
Tulisan berikut ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang smart. Kalo kamu merasa ga smart sangat dianjurkan untuk tidak membacanya karena bisa menimbulkan peradangan syaraf dan sangat berbahaya.
Tulisan berikut ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang smart. Kalo kamu merasa ga smart sangat dianjurkan untuk tidak membacanya karena bisa menimbulkan peradangan syaraf dan sangat berbahaya.
Boleh percaya boleh tidak tapi itulah faktanya. Tidak ada kewajiban bagi wanita yang mengaku beragama Islam (populer disebut sebagai muslimah) untuk menutup auratnya (red- jilbab).
So...buat para perempuan yang memeluk Islam baik karena keluarga ataupun karena ikut-ikutan maupun yang merasa itu panggilan hati, kalian boleh kok untuk tidak memakai jilbab.
KAGET...??? SENANG...??? GAK PERCAYA...?!!
I’ll show u what u need to know gals ;)
“Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan wanita-wanita mukmin: ‘hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya* keseluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Al-Ahzab, 33:59)
*jilbab dalam bahasa arab adalah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka, dan dada.
See...U got that?! Ngerti gak seh........?!
Apakah kamu istri nabi? BUKAN
Apakah kamu anak perempuan nabi? BUKAN
Apakah kamu wanita mukmin? Wanita yang beriman pada yang enam; Allah, malaikat, nabi n rasul, kitab suci (Al-Qur’an), hari akhirat, qadha n qadar???
Apakah kamu termasuk orang-orang yang percaya kepada enam elemen rukun iman tersebut?
Well...silahkan jawab sendiri. Tanya hatimu apakah kamu wanita mukmin. Kalau jawabannya TIDAK maka kamu terbebas dari kewajiban berjilbab or menutup aurat.
Kamu bisa bebas berekspresi dalam hal berpakaian. Kamu juga bebas bereksperimen untuk menentukan jenis pakaian seperti apa yang kira-kira cocok buat menampilkan kepribadianmu. It’s ur right tuk make pakaian ala tarzan atau ala britney or sekalian aja ikutan tren berpakaian ala animalia alias tuelanjang boegil. Back to nature gals ;)
Hey gals...perintah untuk menutup aurat hanya wajib bagi wanita mukmin sama halnya dengan perintah puasa Ramadhan yang hanya berlaku bagi orang-orang mukmin, just for mukminin n mukminat not for muslimin n muslimat.
Wanita mukmin adalah orang yang percaya bahwa perintah itu berasal dari Allah, yang disampaikan oleh malaikat-Nya kepada rasul-Nya untuk disampaikan kepada hamba-hambaNya yang beriman melalui kitab suci-Nya dengan tujuan agar manusia dapat selamat dari musibah yang ada di dunia maupun dari musibah yang akan menimpanya pada hari kemudian (akhirat) karena disanalah segala sesuatunya akan dibalasi sesuai dengan qadha dan qadarNya.
Apakah kamu ber-Islam? Kamu boleh menjawab YA.. karena toh kamu sudah bersyahadat (bahkan setiap hari kalo kamu sholat :D) yang artinya kamu telah mengakui bahwa Tuhan semesta raya ini hanyalah Allah dan Muhammad itu adalah utusanNya. Kamu boleh mengaku Islam meskipun kamu tidak sholat (tapi ingat...sholat itu pembeda antara kafir dan muslim loh!), tidak puasa, tidak membayar zakat apalagi naik haji.
Tappiiiiii.... Apakah kamu beriman? Who knows...mene ketehe...
Sekarang logikanya begini loh gals...
Kalo kamu ber-Islam berarti seharusnya kamu beriman dan kalo kamu beriman seharusnya kamu percaya kalo perintah itu datang dari Allah. Dan kalo kamu emang percaya perintah itu berasal dariNya artinya secara sadar kamu yakin kalo menutup aurat itu wajib n kalo kamu yakin hal itu wajib maka seharusnya kamu sekarang telah, sedang dan akan selalu menutup aurat dengan benar. Satu hal yang harus kamu ingat...aurat bagi wanita adalah seluruh bagian tubuh kecuali yang wajah dan telapak tangan.
Sekarang mari kita jalan mundur...
Apakah kamu telah menutup aurat dengan benar? Kalo belum berarti kamu tidak yakin itu wajib, kalo begitu artinya kamu tidak percaya perintah itu datang dari Allah, n itu artinya kamu tidak percaya pada Allah, n itu artinya kamu tidak yakin kalo Allah itu Tuhan, n itu artinya kamu bukan orang beriman apalagi Islam n itu artinya kamu orang....
Excuse me??! WHO R U ???????????????????????????????
Yang jelas sih kayaknya bukan orang Islam deh...(n_n).
Piss fren...aku orangnya open minded loh so aqu sangat amat menghargai pertemanan antara ras, agama, wilayah dan umur yang berbeda.
So...buat para perempuan yang memeluk Islam baik karena keluarga ataupun karena ikut-ikutan maupun yang merasa itu panggilan hati, kalian boleh kok untuk tidak memakai jilbab.
KAGET...??? SENANG...??? GAK PERCAYA...?!!
I’ll show u what u need to know gals ;)
“Hai nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan wanita-wanita mukmin: ‘hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya* keseluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Al-Ahzab, 33:59)
*jilbab dalam bahasa arab adalah sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka, dan dada.
See...U got that?! Ngerti gak seh........?!
Apakah kamu istri nabi? BUKAN
Apakah kamu anak perempuan nabi? BUKAN
Apakah kamu wanita mukmin? Wanita yang beriman pada yang enam; Allah, malaikat, nabi n rasul, kitab suci (Al-Qur’an), hari akhirat, qadha n qadar???
Apakah kamu termasuk orang-orang yang percaya kepada enam elemen rukun iman tersebut?
Well...silahkan jawab sendiri. Tanya hatimu apakah kamu wanita mukmin. Kalau jawabannya TIDAK maka kamu terbebas dari kewajiban berjilbab or menutup aurat.
Kamu bisa bebas berekspresi dalam hal berpakaian. Kamu juga bebas bereksperimen untuk menentukan jenis pakaian seperti apa yang kira-kira cocok buat menampilkan kepribadianmu. It’s ur right tuk make pakaian ala tarzan atau ala britney or sekalian aja ikutan tren berpakaian ala animalia alias tuelanjang boegil. Back to nature gals ;)
Hey gals...perintah untuk menutup aurat hanya wajib bagi wanita mukmin sama halnya dengan perintah puasa Ramadhan yang hanya berlaku bagi orang-orang mukmin, just for mukminin n mukminat not for muslimin n muslimat.
Wanita mukmin adalah orang yang percaya bahwa perintah itu berasal dari Allah, yang disampaikan oleh malaikat-Nya kepada rasul-Nya untuk disampaikan kepada hamba-hambaNya yang beriman melalui kitab suci-Nya dengan tujuan agar manusia dapat selamat dari musibah yang ada di dunia maupun dari musibah yang akan menimpanya pada hari kemudian (akhirat) karena disanalah segala sesuatunya akan dibalasi sesuai dengan qadha dan qadarNya.
Apakah kamu ber-Islam? Kamu boleh menjawab YA.. karena toh kamu sudah bersyahadat (bahkan setiap hari kalo kamu sholat :D) yang artinya kamu telah mengakui bahwa Tuhan semesta raya ini hanyalah Allah dan Muhammad itu adalah utusanNya. Kamu boleh mengaku Islam meskipun kamu tidak sholat (tapi ingat...sholat itu pembeda antara kafir dan muslim loh!), tidak puasa, tidak membayar zakat apalagi naik haji.
Tappiiiiii.... Apakah kamu beriman? Who knows...mene ketehe...
Sekarang logikanya begini loh gals...
Kalo kamu ber-Islam berarti seharusnya kamu beriman dan kalo kamu beriman seharusnya kamu percaya kalo perintah itu datang dari Allah. Dan kalo kamu emang percaya perintah itu berasal dariNya artinya secara sadar kamu yakin kalo menutup aurat itu wajib n kalo kamu yakin hal itu wajib maka seharusnya kamu sekarang telah, sedang dan akan selalu menutup aurat dengan benar. Satu hal yang harus kamu ingat...aurat bagi wanita adalah seluruh bagian tubuh kecuali yang wajah dan telapak tangan.
Sekarang mari kita jalan mundur...
Apakah kamu telah menutup aurat dengan benar? Kalo belum berarti kamu tidak yakin itu wajib, kalo begitu artinya kamu tidak percaya perintah itu datang dari Allah, n itu artinya kamu tidak percaya pada Allah, n itu artinya kamu tidak yakin kalo Allah itu Tuhan, n itu artinya kamu bukan orang beriman apalagi Islam n itu artinya kamu orang....
Excuse me??! WHO R U ???????????????????????????????
Yang jelas sih kayaknya bukan orang Islam deh...(n_n).
Piss fren...aku orangnya open minded loh so aqu sangat amat menghargai pertemanan antara ras, agama, wilayah dan umur yang berbeda.
Monday, February 23, 2009
Akibat Negatif Chatting
Karya : Syekh Nabil `awadhi
Dikisahkan seorang pemuda saleh, Sidiq menikah dengan seorang wanita solehah, Anisah. Mereka berdua berasal dari keluarga agamis, terpandang dan mulia. Kedua belah pihak merasa sangat berbahagia dan bersyukur kepada Allah SWt. karena telah dikaruniai pasangan yang sesuai dan cocok dengan hati. Hari-hari yang mereka jalani penuh dengan keceriaan dan kemesraan.
Sidiq kesehariannya bekerja diluar rumah. Ia berangkat pada pagi hari dan pulang pada sore hari. Anisah tinggal dirumah sendirian. Untuk menghibur hati sang istri dan teman dikala kesepian Sidiq membelikan Anisah komputer. Komputer tersebut diletakkan didalam kamar dan disambungkan padanya internet. Awalnya Anisah tidak tahu apa-apa tentang komputer. Sidiqlah yang mengajarkan cara penggunaan komputer. Hingga pada akhirnya Anisah sudah biasa menggunakan komputer sendiri dengan baik.
Sehabis menyelesaikan pekerjaan rumah, Anisah memanfaatkan waktunya didepan komputer, mengakses berita dan mengikuti perkembangan dunia Islam. Waktu pun terus berjalan dan kehidupan mereka tetap harmonis dan tentram. Sehingga sampai pada suatu hari, Anisah masuk ruang chating dan disanalah ia mulai berkenalan dengan banyak orang. Awalnya hanya tanya jawab tentang nama, tempat tinggal, sehingga karena sudah keasyikan pembicaraan menjadi panjang dan lebar. Telah banyak teman dan kenalan Anisah di ruang chating. Dan setiap hari sehabis pekerjaan rumah, Anisah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk chating.
Hingga pada suatu ketika, Anisah berkenalan dengan seorang pemuda di ruang chating, namanya Fatih. Chating mereka lakukan dengan menggunakan kamera. Sehingga diantara mereka saling melihat. Awalnya pembicaran mereka hanya berkisar tanya nama, tempat tinggal dan lainnya. Namun chating ini terus berlangsung setiap hari. Sehingga timbullah rasa suka dihati Fatih pada Anisah. Ia mulai bermanis kata dan merayu. Fatih mulai berkata-kata yang membuat tersentuh hati Anisah. Setan pun tak tinggal diam. Membisikkan kedalam hati Anisah hal-hal yang tidak baik. Anisah berusaha untuk menolak dan melawannya. Namun karena mereka chating setiap hari, dengan saling melihat, akhirnya sedikit demi sedikit timbullah dihati Anisah perasaan suka pada Fatih. Sebenarnya Fatih menyukai Anisah hanya karena kecantikan wajahnya saja, rasa suka yang berlandaskan pada hasrat nafsu. Dan akhirnya Anisah juga terpedaya dengan kata-kata dan ketampanan Fatih yang menjadi teman chatingnya setiap hari tersebut.
Chating itupun terus berlangsung. Dan Sidiq tidak menaruh curiga pada Anisah. Karena ia sangat percaya pada Anisah. Dan Anisah pun sangat pandai menyimpan rahasia. Namun sesuatu yang busuk bagaimanapun pintar menyimpan akan ketahuan juga baunya. Akhirnya Sidiq mulai curiga dengan gelagat Anisah, sehingga setelah ia selidiki akhirnya ia mengetahui bahwa Anisah telah menjalin hubungan gelap dengan seorang pemuda di ruang chating. Fatih sangat marah dan akhirnya ia menjual komputer tersebut. Dan memperingatkan Anisah untuk segera bertobat pada Allah Swt. dan meninggalkan pemuda tersebut. Anisah pun mengakui kesalahannya.
Namun, karena hati telah diberikan pada syetan dan hawa nafsu selama ini, Anisah merasa masih sulit menghilangkan bayangan Fatih dari pikirannya. Hatinya telah terpaut pada Fatih. Sehingga tanpa diketahui oleh Sidiq, Anisah menghubungi Fatih lewat telpon. Ia menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya pada Fatih dan tentang perasaannya pada Fatih. Rupanya Fatih telah berhasil menjaring mangsanya. Iapun memanfaatkan kesempatan tersebut, ia mulai merayu dan menggombal. Ia berkata,
"Kalau kamu menyukai dan mencintai saya, tinggalkanlah suamimu! Minta cerailah darinya! Saya akan datang untuk melamarmu dan kamu akan hidup tentram dan bahagia dengan saya.”
Anisah yang telah goyah dan lemah imannya ini mulai terpedaya dengan bujuk rayu dan janji-janji Fatih. Ia telah dipengaruhi oleh syetan dan nafsu, ia lebih memilih Fatih dari pada suaminya. Anisah tidak sadar bahwa syetan dan nafsu sedang menipunya dan ingin menghancurkan dirinya dan kehidupan rumah tangganya.
Akhirnya, Anisah minta cerai pada Sidiq. Dan terjadilah perceraian yang tidak diharapkan tersebut. Anisah pulang kerumah orang tuanya. Keluarganya sangat menyesalkan perceraian tersebut. Dan mulailah Anisah berhubungan dengan Fatih. Fatih sering datang kerumah Anisah dan terkadang mengajaknya keluar rumah, dengan mobil mewah yang dimiliki Fatih.
Hari dan minggu terus berganti, namun Fatih belum juga melamar Anisah. Mereka masih menjalani pacaran. Sampai pada suatu malam, Fatih mengajak Anisah menginap di sebuah hotel dan pada malam itu terjadilah perselingkuhan, terjadilah hubungan yang diharamkan oleh Allah Swt., mereka berzina. Mereka telah dikuasai oleh hasrat nafsu dan syetan.
Hari dan bulan terus berganti, tapi Fatih belum juga datang untuk melamar Anisah. Anisah sangat gelisah dan tidak bisa tenang, ia selalu diberi janji yang tak pasti. Dan sampai pada suatu hari Fatih berkata pada Anisah,
" Wahai wanita yang hina, apakah engkau mengira aku akan menikah dengan wanita seperti dirimu, tidak akan pernah! Aku tidak akan mau menikah dengan wanita murahan seperti dirimu. Engkau tidak lagi berharga, engkau adalah wanita kotor dan hina, engkau tidak layak menikah dengan pemuda terpandang seperti diriku. Aku yakin, kalau sekali sudah berkhianat, kelak engkau berkhianat lagi. Kalaupun engkau kunikahi, kelak bila engkau bertemu pemuda yang lebih ganteng dan lebih kaya dariku pasti engkau akan meninggalkan diriku, sebagaimana engkau telah meninggalkan suami mu yang baik-baik itu. Dan aku tidak mau hal itu terjadi pada diriku, sekarang pergi engkau dari sisiku! Jangan temui aku lagi, aku tidak mau lagi melihat mukamu, aku sudah muak dengan dirimu."
Anisah pun berlalu pergi dengan membawa luka mendalam di hatinya. Hidupnya telah hancur. Masa depannya telah gelap. Ia telah salah selama ini menilai. Ia telah tertipu dan terpedaya. Penyesalan tidak ada lagi gunanya. Kembali pada suami yang pertama, tak akan mungkin suaminya mau menerima dengan keadaan dirinya saat ini, kembali pada keluarganya, ia merasa malu, ia tidak tahu harus melangkah kemana dan mengadu pada siapa. Hanya kepada Allah Swt. Mengadukan segala kelukaan dan kesalahan yang dilakukan selama ini. Anisah telah menyadari kekeliruannya dan sangat menyesal atas apa yang telah ia lakukan. Tapi, semuanya sudah terlambat.
* * *
Kisah diatas telah memberi kita pelajaran berharga, pelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan kita. Bagaimanapun baik dan solehnya seseorang namun ia tidak akan bisa selamat dan bisa memelihara dirinya jikalau ia sendiri telah memberikan dirinya untuk di belenggu syetan dan hawa nafsu. Kisah diatas hanya satu dari puluhan dan bahkan lebih, dari kisah-kisah yang pernah terjadi. Betapa sering hubungan rumah tangga retak dan pecah karena tidak terkontrolnya dan terjaganya interaksi dengan lawan jenis.
Semoga menjadi bahan renungan dan pelajaran bagi kita semua, insya Allah.
Wassalam,
Cairo, 2008
(Sumber : Ceramah Syekh Nabil `Awadhi, dengan judul : Qishashun Wa `Ibarun )
Dikisahkan seorang pemuda saleh, Sidiq menikah dengan seorang wanita solehah, Anisah. Mereka berdua berasal dari keluarga agamis, terpandang dan mulia. Kedua belah pihak merasa sangat berbahagia dan bersyukur kepada Allah SWt. karena telah dikaruniai pasangan yang sesuai dan cocok dengan hati. Hari-hari yang mereka jalani penuh dengan keceriaan dan kemesraan.
Sidiq kesehariannya bekerja diluar rumah. Ia berangkat pada pagi hari dan pulang pada sore hari. Anisah tinggal dirumah sendirian. Untuk menghibur hati sang istri dan teman dikala kesepian Sidiq membelikan Anisah komputer. Komputer tersebut diletakkan didalam kamar dan disambungkan padanya internet. Awalnya Anisah tidak tahu apa-apa tentang komputer. Sidiqlah yang mengajarkan cara penggunaan komputer. Hingga pada akhirnya Anisah sudah biasa menggunakan komputer sendiri dengan baik.
Sehabis menyelesaikan pekerjaan rumah, Anisah memanfaatkan waktunya didepan komputer, mengakses berita dan mengikuti perkembangan dunia Islam. Waktu pun terus berjalan dan kehidupan mereka tetap harmonis dan tentram. Sehingga sampai pada suatu hari, Anisah masuk ruang chating dan disanalah ia mulai berkenalan dengan banyak orang. Awalnya hanya tanya jawab tentang nama, tempat tinggal, sehingga karena sudah keasyikan pembicaraan menjadi panjang dan lebar. Telah banyak teman dan kenalan Anisah di ruang chating. Dan setiap hari sehabis pekerjaan rumah, Anisah lebih banyak menghabiskan waktunya untuk chating.
Hingga pada suatu ketika, Anisah berkenalan dengan seorang pemuda di ruang chating, namanya Fatih. Chating mereka lakukan dengan menggunakan kamera. Sehingga diantara mereka saling melihat. Awalnya pembicaran mereka hanya berkisar tanya nama, tempat tinggal dan lainnya. Namun chating ini terus berlangsung setiap hari. Sehingga timbullah rasa suka dihati Fatih pada Anisah. Ia mulai bermanis kata dan merayu. Fatih mulai berkata-kata yang membuat tersentuh hati Anisah. Setan pun tak tinggal diam. Membisikkan kedalam hati Anisah hal-hal yang tidak baik. Anisah berusaha untuk menolak dan melawannya. Namun karena mereka chating setiap hari, dengan saling melihat, akhirnya sedikit demi sedikit timbullah dihati Anisah perasaan suka pada Fatih. Sebenarnya Fatih menyukai Anisah hanya karena kecantikan wajahnya saja, rasa suka yang berlandaskan pada hasrat nafsu. Dan akhirnya Anisah juga terpedaya dengan kata-kata dan ketampanan Fatih yang menjadi teman chatingnya setiap hari tersebut.
Chating itupun terus berlangsung. Dan Sidiq tidak menaruh curiga pada Anisah. Karena ia sangat percaya pada Anisah. Dan Anisah pun sangat pandai menyimpan rahasia. Namun sesuatu yang busuk bagaimanapun pintar menyimpan akan ketahuan juga baunya. Akhirnya Sidiq mulai curiga dengan gelagat Anisah, sehingga setelah ia selidiki akhirnya ia mengetahui bahwa Anisah telah menjalin hubungan gelap dengan seorang pemuda di ruang chating. Fatih sangat marah dan akhirnya ia menjual komputer tersebut. Dan memperingatkan Anisah untuk segera bertobat pada Allah Swt. dan meninggalkan pemuda tersebut. Anisah pun mengakui kesalahannya.
Namun, karena hati telah diberikan pada syetan dan hawa nafsu selama ini, Anisah merasa masih sulit menghilangkan bayangan Fatih dari pikirannya. Hatinya telah terpaut pada Fatih. Sehingga tanpa diketahui oleh Sidiq, Anisah menghubungi Fatih lewat telpon. Ia menceritakan apa yang terjadi dengan dirinya pada Fatih dan tentang perasaannya pada Fatih. Rupanya Fatih telah berhasil menjaring mangsanya. Iapun memanfaatkan kesempatan tersebut, ia mulai merayu dan menggombal. Ia berkata,
"Kalau kamu menyukai dan mencintai saya, tinggalkanlah suamimu! Minta cerailah darinya! Saya akan datang untuk melamarmu dan kamu akan hidup tentram dan bahagia dengan saya.”
Anisah yang telah goyah dan lemah imannya ini mulai terpedaya dengan bujuk rayu dan janji-janji Fatih. Ia telah dipengaruhi oleh syetan dan nafsu, ia lebih memilih Fatih dari pada suaminya. Anisah tidak sadar bahwa syetan dan nafsu sedang menipunya dan ingin menghancurkan dirinya dan kehidupan rumah tangganya.
Akhirnya, Anisah minta cerai pada Sidiq. Dan terjadilah perceraian yang tidak diharapkan tersebut. Anisah pulang kerumah orang tuanya. Keluarganya sangat menyesalkan perceraian tersebut. Dan mulailah Anisah berhubungan dengan Fatih. Fatih sering datang kerumah Anisah dan terkadang mengajaknya keluar rumah, dengan mobil mewah yang dimiliki Fatih.
Hari dan minggu terus berganti, namun Fatih belum juga melamar Anisah. Mereka masih menjalani pacaran. Sampai pada suatu malam, Fatih mengajak Anisah menginap di sebuah hotel dan pada malam itu terjadilah perselingkuhan, terjadilah hubungan yang diharamkan oleh Allah Swt., mereka berzina. Mereka telah dikuasai oleh hasrat nafsu dan syetan.
Hari dan bulan terus berganti, tapi Fatih belum juga datang untuk melamar Anisah. Anisah sangat gelisah dan tidak bisa tenang, ia selalu diberi janji yang tak pasti. Dan sampai pada suatu hari Fatih berkata pada Anisah,
" Wahai wanita yang hina, apakah engkau mengira aku akan menikah dengan wanita seperti dirimu, tidak akan pernah! Aku tidak akan mau menikah dengan wanita murahan seperti dirimu. Engkau tidak lagi berharga, engkau adalah wanita kotor dan hina, engkau tidak layak menikah dengan pemuda terpandang seperti diriku. Aku yakin, kalau sekali sudah berkhianat, kelak engkau berkhianat lagi. Kalaupun engkau kunikahi, kelak bila engkau bertemu pemuda yang lebih ganteng dan lebih kaya dariku pasti engkau akan meninggalkan diriku, sebagaimana engkau telah meninggalkan suami mu yang baik-baik itu. Dan aku tidak mau hal itu terjadi pada diriku, sekarang pergi engkau dari sisiku! Jangan temui aku lagi, aku tidak mau lagi melihat mukamu, aku sudah muak dengan dirimu."
Anisah pun berlalu pergi dengan membawa luka mendalam di hatinya. Hidupnya telah hancur. Masa depannya telah gelap. Ia telah salah selama ini menilai. Ia telah tertipu dan terpedaya. Penyesalan tidak ada lagi gunanya. Kembali pada suami yang pertama, tak akan mungkin suaminya mau menerima dengan keadaan dirinya saat ini, kembali pada keluarganya, ia merasa malu, ia tidak tahu harus melangkah kemana dan mengadu pada siapa. Hanya kepada Allah Swt. Mengadukan segala kelukaan dan kesalahan yang dilakukan selama ini. Anisah telah menyadari kekeliruannya dan sangat menyesal atas apa yang telah ia lakukan. Tapi, semuanya sudah terlambat.
* * *
Kisah diatas telah memberi kita pelajaran berharga, pelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan kita. Bagaimanapun baik dan solehnya seseorang namun ia tidak akan bisa selamat dan bisa memelihara dirinya jikalau ia sendiri telah memberikan dirinya untuk di belenggu syetan dan hawa nafsu. Kisah diatas hanya satu dari puluhan dan bahkan lebih, dari kisah-kisah yang pernah terjadi. Betapa sering hubungan rumah tangga retak dan pecah karena tidak terkontrolnya dan terjaganya interaksi dengan lawan jenis.
Semoga menjadi bahan renungan dan pelajaran bagi kita semua, insya Allah.
Wassalam,
Cairo, 2008
(Sumber : Ceramah Syekh Nabil `Awadhi, dengan judul : Qishashun Wa `Ibarun )
Subscribe to:
Posts (Atom)
About Me
- FerSya
- -= Aku bersaksi tiada illah yang patut disembah selain Alloh SWT, dan aku bersaksi bahwa Muhammad SAW adalah Rosul Alloh SWT =-
Blog Archive
Labels
- About Muslimah (4)
- Cinta (1)
- Islam (1)
